Sabtu, Maret 24, 2012

Negara Autokrasi Modern

Negara ini sering disebut Negara dengan sistem satu partai atau berpartai tunggal. Negara autokrasi dalam pengertiannya secara asli atau kuno praktis dewasa ini dapat dikatakan sudah tidak ada. Negara Autokrasi dalam bentuk murni sebetulnya hanya ditemukan pada jaman kuno dan berarti bahwa didalam Negara itu Kekuasaan pemerintahnya hanya dipegang atau dijalankan oleh satu orang tunggal saja.
Yang disebut autokrasi modern inipun sifatnya agak samar-samar sehingga sepintas dari segi luarnya seakan-akan demokrasi modern.
Tujuan akhir Negara Autokrasi Modern adalah menghimpun kekuasaan sebesar mungkin pada tangan Negara.
Auto berarti sendiri, kratos atau kratein berarti kekuasaan.
Pada jaman modern seperti sekarang ini kiranya sudah tidak ada lagi Negara autokrasi yang sifatnya masih murni seperti pada jaman kuno.karena pada jaman modern Negara autokrasi tersebut disamping seorang tunggal yang memegang pemerintahan Negara itu didapati adanya sebuah badan perwakilan yang mendampingi kekuasaan kepala Negara tersebut.
Jadi sepintas Negara autokrasi modern nampaknya hampir sama dengan Negara demokrasi modern, dalam arti bahwa pada kedua Negara tersebut terdapat adanya badan perwakilan.

Perbedaan Negara Autokrasi Modern dengan Negara Demokrasi Modern
Perbedaan
Autokrasi Modern
Demokrasi Modern
Pandangan terhadap hakekat Negara




Negara merupakan suatu organisme, kesatuan yang mempunyai dasar-dasar hidup, kepentingan sendiri serta kepribadian sendiri.
Kepentingan Negara harus diutamakan daripada kepentingan individu masyarakat.
Negara merupakan suatu kumpulan atau kesatuan dari para individu. Negara sifatnya sekunder dan individu mempunyai peranan pokok (primer) yang harus menentukan dan mengusahakan kebahagiaan Negara.
Pandangan terhadap tujuan Negara
menghimpun kekuasaan sebesar-besarnya kepada Negara.
Menyelenggarakan kesejahteraan rakyat.
Pengangkatan Badan Perwakilan Rakyat
Cara pengangkatan anggotanya ditetapkan oleh Dewan Partai, rakyat hanya dapat menerima atau menolak calon yang telah ditetapkan tersebut, sama sekali tidak dapat merubah apa saja terhadap calon tetap tersebut.
Rakyat mempunyai peranan penting dalam pengangkatan anggota badan perwakilan rakyat karena ikut menentukan secara langsung siapa-siapa yang akan terpilih duduk di kursi bada perwakilan rakyat.
Sifat Susunan Badan Perwakilan Rakyat
korporatif, wakil dari kesatuan-kesatuan sosial yang ada dan diakui sah oleh Negara.
atoomistis, wakil rakyat pemilih.
Sifat kekuasaan Badan Perwakilan Rakyat
Sebagai pendukung terhadap keputusan-keputusan badan eksekutif. Kekuasaan sebenarnya ada pada satu pimpinan badan eksekutif.
Me mpunyai kekuasaan nyata yaitu memegang kekuasaan perundang-undangan.

Kelemahan Negara autokrasi adalah adanya partai hanya merupakan suatu alat kekuasaan Negara yang dipergunakan untuk menindas gerakan-gerakan yang menentang Negara, karena dengan demikian Negara lewat kepala negaranya tidak akan segan-segan melakukan kekejaman apa saja apabila ada warga atau suatu golongan yang mempunyai pendirian berbeda dengan pendirian partai atau pemerintah. Jadi disisni kepentingan individu itu kurang mendapat perhatian dari pemerintah, karena yang diperhatikan hanya kepentingan Negara saja.
Menurut kranenburg adanya badan perwakilan rakyata yang sistemnya satu partai hanyalah merupakan kamuflase, samaran belaka dari Negara dictatorial dan absolutisme.
Kebaikan Negara autokrasi adalah adanya kemungkinan untuk mengambik keputusan-keputusan secara tepat serta mengadakan tindakan-tindakan tegas seperlunya.


Cara pembatasan kekuasaan penguasa
Menurut Maurice Duverger :
  1. secara langsung
    1. pemilihan para penguasa
    2. pembagian kekuasaan
    3. kontrol yuridiksional
  2. menambah atau memperkuat pihak yang diperintah
  3. pengawasan secara timbal balik oleh penguasa dari masyarakat atau Negara lain
    1. secara federalisme yang bersifat intern atau dalam negri
    2. pengawasan internasional

federalisme adalah usaha untuk menjaga jangan sampai rakyat yang dikuasai itu terbenam oleh pengaruh-pengaruh kekuasaan pusat, jangan sampai kekuasaan pusat itu mempunyai kekuasaaan yang bersifat absolut dan bertindak sewenang-wenang dan untuk mengimbangi dan membatasi kekuasaan pemerintah pusat.


Memang demikianlah keadaan suatu system, kadang-kadang bersifat baik dn kadang buruk, sifat ini bergantung pada keadan dan cara melaksanakannya, sudut peninjauan dari yang berkepentingan.
Tidk ada suatu sstm yng sifatnya sempurna

Tidak ada komentar: